“Studi Keragaman Flora Indonesia dan Potensi Pemanfaatannya di Tengah Pandemi COVID19”

HMP Biosfer 2020 dan Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNS telah mengadakan kegiatan Webinar Nasional pada Sabtu, 20 Juni 2020 dengan platform Zoom dan Live streaming YouTube. Acara ini berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Webinar kali ini mengangkat tema  “Studi Keragaman Flora Indonesia dan Potensi Pemanfaatannya di Tengah Pandemi COVID19”. Bertindak sebagai narasumber yaitu Bapak Akhmad Saikhu, SKM., MSc. PH. (Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu) dan Bapak Trimanto, S.Pd., M.Si (Kebun Raya Purwodadi – Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya – LIPI; Alumni Prodi Pendidikan Biologi UNS). Bertindak sebagai moderator yaitu Ibu Nurmiyati, S.Pd., M.Si (Dosen Pendidikan Biologi FKIP UNS). Webinar ini diikuti oleh 341 peserta yang berasal dari 30 provinsi di Indonesia juga terdapat pendaftar dari luar negri. Peserta teresebar dari berbagai macam instansi meliputi Universitas Negeri dan Swasta, Politeknik, Sekolah Tinggi, Instansi Negara dan daerah, Sekolah, Taman Satwa, serta Yayasan dan Organisasi dari berbagai daerah di Indoneia.

Acara dibuka oleh Ibu Dr. Muzzazinah M.Si. selaku kepala program studi Pendidikan Biologi FKIP UNS. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti yang dipandu oleh Ibu Nurmiyati, S.Pd., M.Si selaku moderator. Bapak Akhmad Saikhu, SKM., MSc. PH. selaku pembicara pertama membahas Peran Litbang tanaman Obat dan Obat Tradisional dan pemanfaatan Potensi Obat Tradisional Indonesia. Beliau menjelaskan sejarah berdirinya lembaga Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, koleksi kebun tanaman obat yang dimiliki oleh B2P2TOOT. Kegiatan yang dilakukan oleh B2P2TOOT diantaranya penelitian tanaman obat, penelitian formulasi sediaan tanaman obat, dan uji klinik. Pada tahun 2019 B2P2TOOT juga melakukan penelitian kesehatan gizi masyarakat. Dalam masa pandemi ini B2P2TOOT memberikan sosialisasi pencegahan penularan Covid-19, diseminasi hasil penelitian terkait dengan Covid-19 yaitu ramuan jamu untuk kebugaran  (Immunodulator) serta masih banyak peran lainnya. Sedangkan Bapak Trimanto, S.Pd., M.Si selaku pembicara kedua membahas mengenai Keragaman dan Taksonomi Zingiberaceae serta potensinya di Masa Pandemi Covid-19. Beliau memaparkan mengenai deskripsi dan taksonomi Zingiberaceae di Indonesia, bagaimana cara mengidentifikasi masing-masing jenisnya, cara pengoleksian dan pembuatan spesimen Zingiberaceae serta yang terakhir pemanfaatan dan potensi Zingiberaceae di masa pandemi Covid-19. Disampaikan bahwa 76% responden penelitian menggunakan empon-empon di masa pandemi covid-19, yang paling banyak digunakan adalah jahe, sereh, dan kunyit. Beliau juga menjelaskan secara detil kandungan yang dimiliki oleh berbagai rempah-rempah di Indonesia.

Webinar dengan tema “Studi Keragaman Flora Indonesia dan Potensi Pemanfaatannya di Tengah Pandemi COVID19” yang diadakan oleh HMP Biosfer 2020 dan Program Studi Pendidikan Biologi UNS merupakan seri kedua dari Webinar Series dan mendapatkan respon positif dari peserta sehingga Ibu Dr. Muzzazinah, M.Si. selaku Kaprodi Pendidikan Biologi FKIP UNS merencanakan untuk menyelenggarakan Webinar series selanjutnya.

Blog Attachment

Leave us a Comment